http://bisnis.tempo.co/read/news/2015/09/18/090701827/bmkg-oktober-hujan-mulai-turun-di-merauke
Perihal Hujan dan Jiwaku
Hujan, bicara tentang hujan apa yang kamu pikirkan pertama kali? Air? Petir? Awan? Banjir? Atau mungkin kenangan? Haha. Ya…memang sebagian orang beranggapan kalau hujan itu mengandung 1% air dan 99% kenangan. Apakah kamu termasuk orang yang beranggapan seperti itu? Tak masalah jika kamu beranggapan seperti itu, karena menurutku semua orang bebas beranggapan karena kita tinggal di Negara merdeka.
Menurutku hal yang aku pikirkan pertama kali saat aku mendengar kata hujan adalah “Takut”, iya aku takut dengan hujan, dan mungkin aku adalah kebalikan dari salah satu temanku yang sekarang berada di Bumi Cendrawasih. Dia sangat senang dengan hujan yah mungkin gak bisa disebut senang lagi ya, tapi dia bisa disebut RainLovers haha. Oke kembali ke aku lagi…ya memang aku tajut dengan hujan tapi aku tidak pernah membenci hujan.
Aku gak tau kenapa aku takut dengan hujan padahal kata ibuku aku lahir saat hujan turun dengan lebatnya. Atau mungkin karena itu? Haha aku juga tidak tau….
Aku takut hujan, tapi kenapa bisa aku tidak membenci hujan? Iya..karena hujan adalah anugrah dari Sang Maha Pencipta, yang mana hujan memberikan banyak manfaat bagi keadaan di bumi yaitu memberikan kita air sangat dibutuhkan bagi tubuh dan bumi. Sebab itulah aku tidak pernah membenci hujan padahal aku sangat takut dengan yang namanya hujan.
Satu alasan lagi kenapa aku tidak pernah membenci hujan karena hujan adalah nikmat dari Allah Ta’ala. Oleh karena sebab itu tidak ada yang oleh mencelaNya. Dan pada saat hujan itu pula doa kita akan mudah dikabulkan oleh Allah seperti yang terdapat pada dalil berikut yang artinya: “Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun” (HR Al Hakim, 2534, dishahihkan Al Albani di Shahih Al Jami’,3078).
Sebagian orang merasa jengkel saat turun hujan padahal yang menurunkan hujan tidak lain adalah Allah Ta’ala oleh karena itu, daripada tenggelam dalam dalam rasa jengkel lebih bak memanfaatkan waktu hujan untuk berdo’a dan memohon kepada Allah Ta’ala.
Yah…mungkin hanya itu yang dapat sampaikan pada kesempatan kali ini, aku sadar artikel ini jauh dari kata sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah . Jika ada kritik atau saran saya terima dengan tangan terbuka, semoga bermanfaat dan Terimakasih .
-ST-

0 komentar:
Posting Komentar