Hanya Saja
hanya saja,
Apalagi yang mampu
kusemogakan untuk hatiku?
Laras hati sudah
berlirik sendu
Apa arti kehadiranku jika
tak ada rindu yang mengusikmu?
Hadirku hanya gelap
diantara bintang malammu
Akulah temaram itu
Aku hanya terluka
Bukan pula rasaku
semula telah sirna
Hanya saja terlalu sakit
tiap ku sesap hawaku dihatimu
Membayangkannya terlalu
perih
Menjelaskannya pun
terlampau rumit
Hanya sayat-sayat
ringkih yang kurasakan menyengat syaraf-syaraf hati
Ku kira juga begitu
dulu
Aku yang terbiasa
terluka akan dengan gagahnya menjadi si ulung nan pemberani
Ternyata sama saja
Luka tak pernah
membuatku terbiasa
Selamanya akan sama
Jika terluka, lemah
merajalela,
pula sakit yang yang
selalu menyeruak menembus indra perasa
Dan kemudian, aku
hanyalah pengecut yang terkungkung dalam kebingungan hati
Dalam menerjemahkan
elegiku sendiri
Maafkan aku,
Si penikmat sajak ini
terlalu tak etis dimatamu
Maafkan aku, gadis yang
tak realistis ini kemudian hanya mengusik sempurnanya bahagiamu.
Author : Teman Lama (
Alvi Nur Habiba)
Sumber :
https://www.instagram.com/p/BOst1rLgL6y/

0 komentar:
Posting Komentar